Wagub Lampung Paparkan Prioritas Program Desa Maju 2026: Fokus Pertanian, 800 Titik POJ hingga 82 Bedraya.

Wagub Lampung Paparkan Prioritas Program Desa Maju 2026: Fokus Pertanian, 800 Titik POJ hingga 82 Bedraya.

 

Sekilas Lampung — Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, memaparkan arah kebijakan dan prioritas program pembangunan desa dalam kerangka Program Desa Maju untuk tahun 2026,

 

Program ini difokuskan pada peningkatan kemandirian dan ekonomi desa melalui penguatan sektor pertanian serta pengembangan vokasi masyarakat.

 

Dalam keterangannya, Jihan menyebutkan bahwa sejumlah program strategis seperti POJ, bedraya, dan pelatihan vokasi telah berjalan sesuai dengan target yang ditetapkan. Bahkan, beberapa di antaranya merupakan kelanjutan dari program yang telah dimulai sejak tahun 2020 dan kini terus dikembangkan hingga masa kepemimpinan Gubernur Lampung saat ini.

 

“Untuk tahun 2026, program bedraya ditargetkan mencapai 82 titik. Sementara POJ akan menyasar sekitar 800 titik di seluruh wilayah,” ujar Jihan.

 

Selain itu, program vokasi migran juga tetap dilanjutkan dengan target sekitar 500 peserta. Namun, pelaksanaannya akan terus dievaluasi guna meningkatkan efektivitas metode pelatihan yang diterapkan.

 

Menurut Jihan, tujuan utama dari Program Desa Maju adalah mendorong kemandirian desa serta meningkatkan nilai ekonomi melalui hilirisasi produk lokal. Dengan pendekatan ini, desa diharapkan tidak hanya menjadi penghasil bahan mentah, tetapi juga mampu mengolah dan meningkatkan nilai tambah produk mereka.

 

“Fokusnya adalah peningkatan kemandirian desa, ekonomi desa, serta terciptanya nilai tambah dari proses hilirisasi di desa-desa,” jelasnya.

 

Terkait dampak ekonomi, ia menyebutkan bahwa program-program tersebut diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat desa. Meski demikian, besaran peningkatan masih akan disesuaikan berdasarkan hasil evaluasi dan kurasi masing-masing program, seperti efektivitas produktivitas petani serta efisiensi biaya produksi, termasuk pengeluaran untuk pupuk.

 

Lebih lanjut, Jihan mengungkapkan bahwa saat ini program masih difokuskan pada sektor pertanian utama seperti padi, jagung, dan singkong, serta komoditas pertanian lainnya.

 

Sementara untuk wilayah pesisir dan masyarakat nelayan, pemerintah berencana melakukan integrasi program pada tahap pengembangan berikutnya.

 

“Untuk daerah pesisir dan nelayan, ke depan akan kita integrasikan. Saat ini fokus kita masih pada komoditas utama pertanian,” tambahnya.

 

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung berharap Program Desa Maju dapat menjadi motor penggerak pembangunan desa yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata di seluruh wilayah Lampung.

 

Berita ini diwawancarai oleh media sekilas lampung pada selasa, (7/2/2026).(P)

Post Comment

You May Have Missed