Brigadir Polisi Ditembak Saat Gagalkan Curanmor di Labuhan Ratu, Pelaku Bersenjata Api Masih Diburu.

Brigadir Polisi Ditembak Saat Gagalkan Curanmor di Labuhan Ratu, Pelaku Bersenjata Api Masih Diburu.

Bandar Lampung (sekilalampung) — Aksi dugaan pencurian sepeda motor di wilayah Labuhan Ratu, Bandar Lampung, berujung penembakan terhadap seorang anggota kepolisian. Korban diketahui merupakan anggota Polda Lampung berpangkat Brigadir yang saat ini menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Polda Lampung akibat luka tembak di bagian kepala.

 

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 9 Mei 2026 sekitar pukul 05.30 WIB di depan Toko Yuzi Akmal, Jalan ZA Pagar Alam, Kelurahan Labuhan Ratu, Kecamatan Labuhan Ratu, Bandar Lampung.

 

Korban bernama Arya Supena (32), anggota Polri berpangkat Brigadir yang berdomisili di Kelurahan Segalamider, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari laporan internal kepolisian, kejadian bermula saat korban tiba di lokasi menggunakan sepeda motor Honda Beat Street warna hitam bernomor polisi BG 6138 ACY. Saat itu, korban melihat dua orang laki-laki mencurigakan berada di dekat sepeda motor Honda Beat warna biru putih milik salah seorang karyawan toko.

 

Salah satu pelaku diduga tengah merusak kunci stang motor menggunakan kunci T. Menyadari adanya dugaan aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor), korban kemudian menegur para pelaku.

 

Namun teguran tersebut justru dibalas dengan aksi brutal. Salah seorang pelaku diduga langsung mengeluarkan senjata api dan menembak ke arah korban. Peluru mengenai bagian samping kanan kepala korban dan tembus ke sisi kiri kepala.

 

Usai melakukan penembakan, pelaku sempat menjatuhkan senjata api saat hendak melarikan diri. Akan tetapi senjata tersebut kembali diambil sebelum akhirnya kedua pelaku kabur menggunakan sepeda motor sambil menodongkan senjata ke arah warga di sekitar lokasi, termasuk seorang tukang sapu yang berada di tempat kejadian.

 

Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, di antaranya Taufik (46), seorang tukang sapu warga Way Halim, Andri Perdinan (45), karyawan toko, serta Nuraini Maya (27), pemilik sepeda motor yang diduga menjadi target pencurian.

 

Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu buah kunci T yang diduga digunakan pelaku, satu unit sepeda motor milik korban, satu unit sepeda motor yang hendak dicuri, serta satu unit telepon genggam milik korban.

 

Hingga kini, kondisi korban dilaporkan kritis dan masih menjalani penanganan medis intensif di RS Bhayangkara Polda Lampung.

 

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) di sekitar lokasi kejadian guna mengungkap identitas dan keberadaan pelaku penembakan.

 

Kasus ini menjadi perhatian serius karena selain melibatkan dugaan aksi curanmor bersenjata api, korban juga merupakan anggota aktif kepolisian yang diduga ditembak saat berupaya menggagalkan tindak kejahatan.

 

Polisi juga diduga tengah menelusuri kemungkinan keterlibatan jaringan pelaku curanmor bersenjata yang beroperasi di wilayah Bandar Lampung dan sekitarnya. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait identitas pelaku maupun jenis senjata api yang digunakan dalam aksi tersebut.(P)

Post Comment

You May Have Missed