Pohon Besar di Depan Kantor DPRD Kota Bandar Lampung Roboh, Petugas Gabungan Lakukan Evakuasi.

Pohon Besar di Depan Kantor DPRD Kota Bandar Lampung Roboh, Petugas Gabungan Lakukan Evakuasi.

Sekilas Lampung — Sebuah pohon berukuran besar di jalan depan Kantor DPRD Kota Bandar Lampung roboh pada Jumat (27/2/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Peristiwa tersebut diketahui saat sejumlah awak media melintas di kawasan tersebut. Pohon yang tumbang sempat menutupi sebagian badan jalan sehingga mengganggu arus lalu lintas di sekitar lokasi.

Menanggapi kejadian itu, sejumlah personel dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung bersama petugas Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Sampah Kecamatan Teluk Betung Selatan, Bhabinkamtibmas, unsur TNI, serta Satgas Kecamatan Teluk Betung Selatan langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Para petugas bekerja sama memotong batang dan ranting pohon menggunakan peralatan yang tersedia agar pohon tumbang dapat segera dipindahkan dari badan jalan.

Berdasarkan informasi di lapangan, tumbangnya pohon diduga dipicu oleh hembusan angin kencang yang terjadi di wilayah Kota Bandar Lampung. Selain itu, kondisi pohon yang sudah tua dan rimbun serta belum dilakukan pemangkasan secara rutin disebut menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko pohon tumbang, terutama di kawasan Teluk Betung Selatan dan beberapa wilayah lainnya.

Petugas dari UPT Pengelolaan Sampah Kecamatan Teluk Betung Selatan yang berada di lokasi menyampaikan bahwa kesiapan peralatan sangat penting untuk mempercepat penanganan kejadian serupa di masa mendatang. Ia berharap adanya dukungan anggaran operasional agar instansi terkait dapat menyiapkan peralatan yang lebih memadai.

“Memang, seharusnya ketika ada anggaran operasional bisa dipergunakan untuk persiapan alat. Jadi ketika terjadi pohon roboh seperti ini, penanganannya bisa lebih cepat,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandar Lampung menjelaskan bahwa proses pemotongan pohon membutuhkan waktu cukup lama karena ukuran pohon yang sangat besar dan kondisinya yang sudah tua. Selain itu, keterbatasan peralatan di lapangan juga menjadi kendala dalam proses evakuasi.

“Pohonnya sangat besar dan sudah tua, sehingga kami cukup kesulitan melakukan pemotongan karena alat yang kami miliki masih terbatas,” katanya.

Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Meski demikian, petugas harus bekerja ekstra untuk mengevakuasi batang dan ranting pohon agar akses jalan dapat kembali normal dan dapat dilalui masyarakat.

Selain menghadapi keterbatasan peralatan, para petugas juga tetap menjalankan tugas dalam kondisi berpuasa karena kejadian tersebut berlangsung pada bulan suci Ramadan. Proses evakuasi pun dilakukan hingga jalur lalu lintas kembali normal.

Sejumlah pihak berharap instansi terkait dapat meningkatkan dukungan peralatan serta melakukan perawatan dan pemangkasan pohon secara rutin guna mengantisipasi kejadian serupa di masa mendatang. Hingga berita ini diturunkan, proses penanganan telah selesai dilakukan dan arus lalu lintas di sekitar lokasi telah kembali lancar. (Ali)

Post Comment

You May Have Missed