Panggung Ambruk Saat Foto Bersama di SMKN 4 Bandar Lampung, Belasan Siswa Cedera, Dua Alami Patah Tulang.

Panggung Ambruk Saat Foto Bersama di SMKN 4 Bandar Lampung, Belasan Siswa Cedera, Dua Alami Patah Tulang.

 

Sekilas Lampung – Suasana haru dan kebahagiaan dalam acara perpisahan siswa di bandar lampung mendadak berubah menjadi tragedi ketika panggung yang digunakan untuk sesi foto bersama di SMKN 4 Bandar Lampung tiba-tiba ambruk. Peristiwa tersebut memicu kepanikan dan jeritan kesakitan dari para siswa yang tengah merayakan momen perpisahan mereka.

Insiden terjadi pada Jumat pagi (13/2/2026), saat siswa dan guru berkumpul di atas panggung untuk berfoto bersama. Konstruksi panggung mendadak runtuh dan menjatuhkan para peserta ke bawah.

Sejumlah saksi mata menyebutkan bahwa sebelum roboh, panggung terlihat bergoyang hebat. Tak lama kemudian struktur tersebut ambruk dan menimpa siswa yang berada di atas maupun di sekitar panggung.

“Tiba-tiba goyang, lalu langsung jatuh. Semua panik dan berusaha menyelamatkan diri,” ujar salah satu saksi di lokasi kejadian.

Teriakan minta tolong bersahutan ketika para siswa berusaha keluar dari reruntuhan. Beberapa korban terlihat terjepit rangka besi dan material panggung, sementara lainnya mengalami luka akibat tertimpa struktur dan terjatuh dari ketinggian.

Panitia acara bersama warga sekitar segera melakukan evakuasi darurat secara manual untuk menolong korban sebelum petugas medis tiba di lokasi.

Dari informasi yang dihimpun, robohnya panggung diduga akibat kelebihan beban serta konstruksi yang tidak memenuhi standar keselamatan. Rangka besi disebut tidak terpasang permanen, bahkan beberapa sambungan hanya diikat menggunakan tali rafia sehingga tidak mampu menopang beban.

Akibat kejadian tersebut, belasan siswa mengalami luka berat dan ringan. Cedera yang dilaporkan meliputi patah tulang, tulang remuk, pergeseran tulang, hingga cedera akibat terjepit material panggung. Dua korban dilaporkan mengalami patah tulang dengan kondisi cukup serius.

Seluruh korban segera dilarikan ke RS Hermina Bandar Lampung untuk mendapatkan penanganan medis. Beberapa siswa sempat menjalani perawatan intensif, sementara lainnya menjalani observasi tim medis.

Kepala SMKN 4 Bandar Lampung, Dewi Ningsih, membenarkan insiden tersebut. Ia menegaskan pihak sekolah bertanggung jawab terhadap penanganan medis dan biaya pengobatan korban.

“Benar, kejadian itu merupakan musibah. Dua murid mengalami patah tulang dan sudah ditangani pengobatannya. Kami dari pihak sekolah hanya mendukung, karena kegiatan perpisahan ini merupakan keinginan siswa,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung. Thomas Amirico, menyatakan bahwa seluruh biaya pengobatan korban menjadi tanggung jawab pihak sekolah smk n 4 bandar lampung.

“Benar adinda, telah terjadi kecelakaan panggung roboh pada acara perpisahan siswa Jumat lalu,” jelasnya.

Thomas Amrico juga memastikan bahwa seluruh korban yang telah rawat RS. Hermina, bandar lampung telah kembali ke rumah masing-masing.

“Semua korban sudah pulang, Biaya pengobatan siswa atau pun korban dari kecelakaan terkait ditanggung oleh pihak kepala sekolah,” pungkasnya.

Saat dikonfirmasi oleh: media sekilas lampung pada Selasa, (24/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. melalui sambungan telepon, kepala dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi. thomas amirico, membenarkan kejadian tersebut.

Post Comment

You May Have Missed