Banjir Terjang Bandar Lampung, Tiga Orang Terseret Arus, Dua Ditemukan Meninggal Dunia.

Banjir Terjang Bandar Lampung, Tiga Orang Terseret Arus, Dua Ditemukan Meninggal Dunia.

Sekilas Lampung – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Bandar Lampung pada Jumat (6/3/2026) menyebabkan sejumlah wilayah terendam banjir.

Curah hujan yang tinggi dalam waktu relatif singkat membuat debit air di sejumlah saluran drainase dan sungai meningkat tajam hingga meluap ke jalan serta permukiman warga.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung, sedikitnya tiga orang dilaporkan terseret arus banjir saat peristiwa tersebut terjadi.

Dari jumlah tersebut, dua orang telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara satu orang lainnya sempat dilaporkan hilang dan hingga kini masih dalam proses pendataan serta pencarian oleh tim gabungan.

Selain menimbulkan korban jiwa, banjir juga menyebabkan sebuah mobil minibus terseret arus hingga tenggelam di aliran sungai di wilayah Sukarame, Kota Bandar Lampung.

Peristiwa tersebut terjadi ketika hujan deras membuat debit air meningkat drastis hingga meluap ke badan jalan dan kawasan permukiman di sekitar lokasi.

Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat mobil minibus tersebut perlahan terseret derasnya arus banjir sebelum akhirnya tenggelam di aliran sungai. Kuatnya arus air membuat kendaraan tidak dapat dikendalikan hingga akhirnya terbawa masuk ke saluran air.

Berdasarkan pantauan di lokasi, anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Drs. H. Mukhlis Basri, M.M., bersama sejumlah warga turut melaporkan insiden tersebut kepada instansi terkait agar segera dilakukan penanganan dan evakuasi.

Saat kejadian, mobil minibus tersebut diduga kehilangan kendali akibat tingginya genangan air di kawasan tersebut. Kendaraan itu kemudian terseret arus hingga masuk ke saluran irigasi yang berada di dekat Rumah makan lamban sabah, Sukarame.

Petugas BPBD bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta unsur terkait langsung melakukan penanganan di lokasi kejadian. Proses evakuasi kendaraan akhirnya berhasil dilakukan pada Sabtu dini hari (7/3/2026) sekitar pukul 00.34 WIB, setelah kondisi arus air mulai memungkinkan untuk dilakukan penarikan kendaraan dari aliran sungai.

Sementara itu, tim BPBD bersama unsur relawan masih melakukan pemantauan di sejumlah titik banjir di kota bandar lampung. Beberapa wilayah dilaporkan mengalami genangan air akibat saluran drainase yang tidak mampu menampung debit air saat hujan deras mengguyur.

Petugas juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan, mengingat curah hujan di wilayah bandar lampung dan sekitarnya masih berpotensi terjadi dalam beberapa waktu ke depan.

Peristiwa banjir yang terjadi pada Jumat tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama saat melintas di kawasan yang rawan genangan maupun di sekitar aliran sungai ketika hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kota bandar lampung.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak memaksakan diri melintas di jalan yang tergenang air dengan arus deras guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (aly)

Post Comment

You May Have Missed