Wagub Lampung Lepas Purna Bakti Kepala Dinas Perkebunan, 42 PNS Masuki Masa Pensiun.

Wagub Lampung Lepas Purna Bakti Kepala Dinas Perkebunan, 42 PNS Masuki Masa Pensiun.

 

Sekilas Lampung — Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, secara resmi melepas purna bakti Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung, Drs. Intizam, serta menyerahkan tali asih dan santunan kepada aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung, Jumat (27/2/2026).

Kegiatan yang digelar di Ruang Abung, Balai Keratun, Kantor Gubernur Lampung itu turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, jajaran pejabat pimpinan tinggi pratama, serta perwakilan PT Taspen (Persero) Bandar Lampung.

Apresiasi Pengabdian Hampir Empat Dekade

Dalam sambutannya, Wagub Jihan menyampaikan apresiasi mendalam atas pengabdian Intizam yang telah meniti karier hampir 40 tahun di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. Ia menegaskan bahwa masa purna bakti bukanlah akhir dari kontribusi seorang aparatur, melainkan fase baru untuk tetap berkarya di tengah masyarakat.

“Purna bakti bukanlah akhir dari pengabdian, tetapi masa peralihan dari instansi formal kepada ruang pengabdian yang lebih luas dan tanpa batas,” ujar Wagub.

Ia juga mengingatkan ASN yang masih aktif agar memaknai jabatan sebagai amanah yang bersifat sementara. Menurutnya, yang akan dikenang bukanlah jabatan yang diemban, melainkan karya dan legasi yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Secara khusus, Wagub Jihan menyinggung terobosan Intizam melalui program P4 yang dinilai mampu mempermudah pelayanan kepada masyarakat dan menyederhanakan birokrasi. Inovasi tersebut diharapkan menjadi amal jariyah sekaligus inspirasi bagi perangkat daerah lainnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Lampung, Rendi Reswandi, melaporkan bahwa pada periode Maret 2026 terdapat 42 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memasuki masa purna bakti.

Rinciannya, sebanyak 8 orang berasal dari Golongan III dan 34 orang dari Golongan IV. Dari total tersebut, satu orang mencapai batas usia pensiun pada pangkat tertinggi, yakni Pembina Utama (IV/e), yaitu Drs. Intizam, dengan masa kerja 39 tahun 5 bulan sejak tahun 1986.

“Dari 42 PNS tersebut, satu orang mencapai batas usia pensiun pada pangkat puncak Pembina Utama (IV/e), yaitu Bapak Drs. Intizam, dengan masa kerja 39 tahun 5 bulan sejak 1986,” jelas Rendi.

Ia menambahkan, setiap PNS yang memasuki masa purna bakti menerima tali asih sebesar Rp2.000.000 dan plakat penghargaan dari Korpri Provinsi Lampung. Selain itu, santunan juga diberikan kepada ahli waris anggota Korpri yang meninggal dunia.

Tercatat sebanyak 7 ASN yang meninggal dunia menerima santunan masing-masing Rp3.000.000 untuk ahli warisnya. Selain itu, terdapat 2 santunan bagi suami atau istri ASN sebesar Rp1.000.000 per orang. Seluruh penyaluran dilakukan secara non-tunai dan langsung ditransfer ke rekening penerima.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan pula penyerahan Tabungan Hari Tua dan Pensiun Pertama kepada Intizam dari PT Taspen (Persero) Bandar Lampung sebagai bentuk pemenuhan hak pensiun ASN.

Dalam sambutan perpisahannya, Intizam mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan kariernya selama 39 tahun 5 bulan yang seluruhnya dijalani di Provinsi Lampung. Ia memulai pengabdian sejak lulus dari APDN Tanjung Karang sebagai pamong praja muda hingga dipercaya menjabat Kepala Dinas Perkebunan.

“Birokrasi bagi saya bukan sekadar tempat bekerja, melainkan ruang pengabdian untuk belajar tentang integritas, loyalitas, dan tanggung jawab,” ungkap Intizam.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada pimpinan dan rekan kerja apabila selama menjalankan tugas terdapat kekhilafan. Menurutnya, estafet kepemimpinan harus terus berjalan dengan prinsip bahwa setiap masa ada orangnya, dan setiap orang ada masanya.

Kegiatan pelepasan purna bakti ini menjadi bagian dari komitmen Dewan Pengurus Korpri Provinsi Lampung dalam memperkuat solidaritas, meningkatkan kesejahteraan anggota, serta menjaga semangat pengabdian ASN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Post Comment

You May Have Missed