Rumah Warga di Belakang RS Airan Raya Jebol Akibat Banjir, Warga Soroti Drainase Buruk.

Lampung Selatan, (Sekilaslampung) — Sebuah rumah milik warga di Gang Damai, yang berada di belakang area Rumah Sakit Airan Raya, mengalami kerusakan parah setelah dinding bangunan jebol akibat banjir yang terjadi pada Senin (9/3/2026).
Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh limpahan air dari kawasan Rumah Sakit Airan Raya yang mengalir deras menuju permukiman warga. Debit air yang cukup besar tidak mampu ditampung oleh saluran drainase yang ada di lokasi, sehingga air meluap dan merendam sejumlah rumah di sekitar area tersebut.
Salah satu warga yang menjadi korban, Desy, mengatakan bahwa derasnya aliran air dari arah rumah sakit membuat dinding rumah warga tidak mampu menahan tekanan air hingga akhirnya roboh.
“Rumah warga di Gang Damai, di belakang Rumah Sakit Airan Raya, jebol akibat banjir. Limpahan air dari rumah sakit debitnya sangat besar dan mengalir ke pemukiman warga. Drainasenya juga buruk, kurang lebih sepanjang 100 meter, sehingga dinding rumah sampai jebol,” ujar Desy.
Menurut warga, kondisi drainase di wilayah tersebut memang sudah lama dinilai tidak memadai. Saluran air yang sempit dan tidak terawat membuat air mudah meluap ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi maupun saat terjadi limpasan air dari kawasan sekitar.
Akibat kejadian tersebut, rumah korban mengalami kerusakan cukup serius pada bagian dinding yang jebol, serta sejumlah ruangan sempat dimasuki air dan lumpur. Hingga saat ini, warga bersama keluarga masih berupaya membersihkan sisa lumpur dan air yang masuk ke dalam rumah.
Warga berharap pemerintah daerah maupun pihak terkait, termasuk pengelola Rumah Sakit Airan Raya, segera melakukan evaluasi serta perbaikan sistem drainase di kawasan tersebut agar kejadian serupa tidak kembali terulang, terutama saat musim hujan.
Sementara itu, awak media telah berupaya mengonfirmasi pihak Rumah Sakit Airan Raya melalui Kepala Humas yang diketahui bernama Via. Namun hingga pukul 12.49 WIB, upaya konfirmasi melalui sambungan telepon belum mendapatkan tanggapan.
Tim media kemudian mendatangi langsung Rumah Sakit Airan Raya untuk meminta klarifikasi. Namun setibanya di lokasi sekitar pukul 14.50 WIB, salah satu petugas rumah sakit menyampaikan bahwa Kepala Humas yang bersangkutan telah pulang.
“Humasnya, Bu Via, sudah pulang, Pak,” ujar salah satu petugas kepada awak media.
Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya mendapatkan keterangan resmi dari pihak Rumah Sakit Airan Raya terkait dugaan limpahan air yang menyebabkan kerusakan rumah warga tersebut.
Post Comment